Semakin Maraknya Penjual Rokok Ilegal,Rokok Tanpa Pita Cukai di Pasar Krian,Sidoarjo

Semakin Maraknya Penjual Rokok Ilegal,Rokok Tanpa Pita Cukai di Pasar Krian,Sidoarjo

JURNAL99.COM,SIDOARJO - Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Sidoarjo menyatakan peredaran rokok ilegal yang ada di wilayahnya sebagian besar menyasar daerah Pinggiran yang minim pemantauan oleh petugas.

Sejak lama, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai menyasar daerah pinggiran seperti di wilayah Krian.Meski demikian, tidak menutup kemungkinan ada juga yang masuk daerah perkotaan wilayah Krian," ujar petugas Bea Cukai Sidoarjo kepada Media Online jurnal99.com,Kamis (12/03/2020).

Menurut petugas Bea Cukai Sidoarjo, biasanya yang menjadi sasaran peredaran rokok ilegal adalah lokasi warung-warung kecil yang terletak di Wilayah perbatasan, Modus pengedar, menitipkan barang terlebih dahulu, baru membayar setelah laku. Namun banyak pedagang yang bersedia dititipi.

Adapun, rokok-rokok ilegal yang dijualnya tersebut didapat dari seorang yang bernama Basuki asal Desa Mbulu Kecamatan Sidokare Kabupaten Sidoarjo,Sudah melakukan berkali – kali menjual rokok ilegal,Rokok tanpa pita cukai di pasar Krian,Rokok-rokok tersebut dijual dengan kisaran harga Rp5.000 hingga Rp.6000 per bungkus.

Guna menekan kasus peredaran rokok tanpa pita cukai, pihaknya bersama jajaran intensif melakukan pengintaian dan sosialisasi. Selain itu juga meminta masyarakat aktif melaporkan jika ditemukan rokok ilegal. Peran masyarakat sangat diperlukan dalam memberantas rokok ilegal.

Peredaran rokok ilegal diatur dalam pasal 54 UU RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Ancamannya hukuman pidana penjaranya minimal satu tahun dan maksimal lima tahun atau denda minimal dua kali nilai cukai dan maksimal 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar,Terangnya.(im)

Sebelumnya Satreskrim Polresta Sidoarjo Gerebek Gudang Pengemasan Ulang Masker
Selanjutnya Kementerian PPPA dan Dinas P3A-KB Gelar Desiminasi UU Penghapusan KDRT Dalam Upaya Pencegahan KDRT Sejak Dini